Jambi, wartamassa.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mempersiapkan diri menjelang pelaksanaan Healthy Cities Summit (HCS) ke-7 Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung pada September atau Oktober 2026. Berbagai langkah strategis mulai disusun guna memastikan Kota Jambi siap menjadi tuan rumah ajang yang akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah dan negara.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Ketua Forum Kota Jambi Sehat (FKJS) dan sejumlah perangkat daerah terkait pada Senin (13/4/2026) di aula Bappeda Kota Jambi.
Dalam rapat tersebut, Pemkot Jambi menegaskan tiga fokus utama yang akan menjadi wajah pembangunan kota sehat, yakni Green (Lingkungan), Smart (Cerdas), dan Resilient (Tangguh).
Pada aspek Green, pemerintah menitikberatkan upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Program yang disiapkan mencakup pengelolaan sampah dan limbah domestik, pengembangan tempat pembuangan akhir (TPA), pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal, penguatan Program Kampung Bahagia, hingga optimalisasi sistem transfer depo.
Sementara itu, konsep Smart akan menampilkan berbagai inovasi teknologi yang telah diterapkan di Kota Jambi. Di antaranya layanan darurat terpadu 112 serta pemasangan kamera pengawas (CCTV) di seluruh RT sebagai bagian dari sistem keamanan berbasis teknologi.
Adapun fokus Resilient diarahkan pada peningkatan ketangguhan kota dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama bencana dan persoalan perkotaan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kapasitas pemadam kebakaran, penanganan banjir, pembangunan serta perbaikan drainase, hingga peningkatan kualitas infrastruktur kota, termasuk kawasan Kajang Lako yang saat ini menunjukkan progres pembangunan yang signifikan.
Wali Kota Maulana mengatakan, rapat koordinasi tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh elemen pemerintah daerah siap menyukseskan penyelenggaraan HCS 2026.
“Persiapan ini penting agar Kota Jambi dapat tampil maksimal sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Healthy Cities Summit 2026 akan mengusung tema “Health City: Green, Smart, Resilient and Happiness.” Forum dua tahunan ini diperkirakan dihadiri lebih dari 2.000 peserta yang berasal dari kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah se-Indonesia, akademisi, organisasi masyarakat, sektor swasta, hingga perwakilan internasional seperti World Health Organization.
Ketua Panitia HCS 2026, Jailani, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah penting untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah dalam mewujudkan program Kabupaten/Kota Sehat.
Selain agenda seminar, diskusi, dan presentasi, peserta juga akan diajak mengunjungi berbagai destinasi unggulan Kota Jambi melalui program city tour. Sejumlah lokasi yang akan diperkenalkan antara lain Danau Sipin, kawasan Kota Tua, Banjuran Budayo, sentra batik Jambi, hingga Candi Muaro Jambi yang merupakan salah satu situs budaya bersejarah terpenting di Provinsi Jambi.
Melalui penyelenggaraan HCS ke-7, Pemkot Jambi berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan kota yang sehat, aman, nyaman, dan berkelanjutan, sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat nasional maupun internasional. (*)


FOLLOW THE WARTA MASSA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow WARTA MASSA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram