Minggu, 01 Agustus 2021

Danrem 042/Gapu Ikuti Rakor Strategi Penanganan Covid 19 pada Wilayah PPKM Level 4 Kota Jambi

 

Saat Rapat Kordinasi Penanganan Covid 19

JAMBI, WARTA MASSA – Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli, S.I.P, M.M, mengikuti rapat koordinasi membahas langkah langkah yang akan diambil kedepannya dalam penanganan Covid 19 pada wilayah PPKM Level 4 kota Jambi, yang dilaksanakan di lapangan tenis Dinas Pendidikan Kota Jambi. Minggu (1/8/2021)

Pada kesempatan tersebut, Danrem mengatakan bahwa untuk menekan covid di Provinsi Jambi, mari memakai masker kesehatan dengan benar, sesuai dengan evaluasi yang disampaikan oleh Mendagri bahwa untuk menurunkan kasus covid itu ada tiga yang utama yang dilaksanakan, pertama semua masyarakat menggunakan masker yang benar, yang kedua Batasi mobilitas, dan ketiga cegah kerumunan.

90 persen pencegahan itu bisa dengan penggunaan masker yang betul, jadi strategi pertama yakni masyarakat kita harus menggunakan masker di tingkatkan lagi dari 70 persen – 80 persen pengguna masker, maka kita harapkan menjadi menjadi 90 persen sampai 100 persen. Dan tentunya menegur masyarakat yang tidak menggunakan masker, lakukan secara santun, ungkap Danrem.

Sebelumnya, Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK mengatakan Pandemi Covid di negeri kita sudah 1 tahun lebih tepat pada tanggal 2 Maret 2020. Sekarang sudah tanggal 1 Agustus besok tanggal 2 Agustus berarti sudah 1 tahun 5 bulan, “belum ada tanda-tanda covid ini akan selesai, bahkan cenderung naik”.

Upaya penanggulangan covid 19 ini bisa kita bagi menjadi dua cara, cara yang pertama adalah di hulu cara yang kedua adalah di hilir .

Cara yang di hulu itu adalah bagaimana cara kita mencegah penyebaran covid ini adalah menjadi tugas tanggung jawab kita semua, khususnya di kota Jambi.

Kita fokus pada kegiatan di hulu yakni kegiatan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), itu yang kita lakukan serta kegiatan kampanye 5M yang harus kita kerjakan , yang kedua di kegiatan hulu ini apa yang harus dilaksanakan adalah vaksinasi.

Kapolda menjelaskan, Vaksinasi itu namanya imunisasi untuk meningkatkan imun dan yang harus kita lakukan untuk rumah sakit menyiapkan tempat tidur bagi penderita covid, mempersiapkan tenaga kesehatan, obat-obatan dan oksigen.

Hari ini kita akan membahas masalah di hulunya, yang menjadi tugas ya rekan-rekan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Lurah, Camat, Kapolsek dan Danramil itu tugasnya termasuk saya, Danrem, itu tugas kita secara umum kondisi di kota Jambi.

Polda Jambi bersama Korem sudah menyampaikan saran masukan kepada Bapak Gubernur, dalam waktu dekat akan menambah mesin-mesin laboratorium, kemarin kita mengikuti arahan dari bapak Mendagri beliau perintahkan setiap kabupaten /kota harus punya laboratorium dan harus diperkuat PPKM diterapkan secara betul.

“Saat ini Kota Jambi Bukan Lock down namun arahan Mendagri Jambi melaksanakan PPKM Level 4” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Jambi Dr. Syarif Fasha, meminta meningkatkan sinergitas dan persamaan persepsi dalam penanganan covid 19, baik unsur TNI, Polri dan seluruh instansi untuk benar benar melaksanakan penerapan percepatan penanganan covid 19.

Maka inti dari rakor strategi penanganan covid 19 dikota Jambi dengan penegasan wajib masker, pembatasan aktivitas dan mobilitas serta pencegahan kerumunan demi memutus penyebaran rantai covid 19 dengan disiplin protokol kesehatan yang ditentukan oleh pemerintah yang harus diterapkan di Provinsi Jambi.

Rakor tersebut selain dihadiri Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli, S.I.P, M.M, Kapolda Jambi Irjen Pol A. Rachmad Wibowo SIK, dan Walikota Jambi Dr. Syarif Fasha, juga nampak hadir Dandim 0415/Jambi Kol Inf J Hadiyanto,S.I.P, Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian SIK, MH, para Danramil, Kapolsek, Camat, Kepala Puskesmas, Lurah, Babinsa dan Bhabinkantibmas Sekota Jambi. (03/Penrem042)

 

Senin, 19 Juli 2021

Covid 19 Semakin Tinggi, Dua RS Jambi Melebihi Kapasitas

Rumah Sakit Jambi
JAMBI, WARTA MASSA - Tingginya jumlah pasien positif Covid-19 dalam lima hari terakhir di Provinsi Jambi menyebabkan daya tampung Rumah Sakit (RS) rujukan mengkhawatirkan.


Setidaknya dalam laporan yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi, ada 2 RS yang over kapasitas ditambah dengan 2  RS yang sudah penuh terisi pada Minggu (18/7).

Rinciannya ada 2 rumah sakit yang sudah over kapasitas. Yakni RSUD Hanafie Bungo, yang sudah terisi 109 persen. Atau dari 65 tempat tidur pasien Covid yang disiapkan kini sudah terisi 71 tempat tidur. Atau ada 6 tempat tidur yang sudah ditambahkan.

Selain di Bungo, ada pula RSUD Chatib Quzwain di Kabupaten Sarolangun sebanyak 108 persen. Atau dari 23 tempat tidur yang disiapkan kini sudah diisi oleh 25 pasien Covid-19, atau terdapat 2 tempat tidur tambahan.

Selanjutnya, ada RS Siloam dan Bratanata (DKT) di Kota Jambi yang tempat tidurnya sudah full pada Minggu. Di Siloam dari 23 tempat tidur semuanya sudah ludes terisi. Begitupun dengan 40 tempat tidur di Bratanata sudah berpenghuni.

Kemudian untuk yang paling berpotensi penuh seperti di RS Abdul Manap Kota Jambi sebanyak 93 persen, atau dari 46 tempat tidur sudah terisi 43.

Lalu, RSUD Raden Mattaher milik Provinsi Jambi kini sudah mencapai 84,75 persen. Atau dari 83 tempat tidur kini terisi 72.

Sebelumnya,  Gubernur Jambi Al Haris melihat kasus Covid-19 yang terus melonjak seperti di Kota Jambi, akan mengusahakan pengaktifan gedung VVIP RSUD Raden Mattaher.

Terkait hal ini Direktur RSUD Raden Mattaher dr. Fery Kusnadi mengatakan, jika nanti diaktifkan akan membutuhkan tambahan tenaga medis. (AS)

Senin, 12 Juli 2021

Pemkot Jambi Turunkan 62 Relawan Rawat Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri

 

Relawan Covid 19
KOTA JAMBI, WARTA MASSA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bekerjasama dengan Korem 042 Garuda Putih Jambi menurunkan 62 orang relawan untuk melakukan perawatan dan pengawasan terhadap warga yang menjalani isolasi mandiri.

Relawan ini akan mendukung daya juang tenaga kesehatan Kota Jambi yang bersentuhan langsung menangani pasien Covid-19 terutama yang sedang menjalani isolasi mandiri," kata Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Senin (12/7).

Sebanyak 62 orang relawan tersebut merupakan mahasiswa keperawatan kesehatan militer milik TNI AD, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Garuda Putih (Gapu) Jambi.

Penugasan relawan dari mahasiswa Stikes Gapu Jambi tersebut dipilih karena memiliki kedisiplinan, kehandalan dan kesiapan yang baik dalam misi kemanusiaan tersebut.

62 orang relawan tersebut dibagi menjadi dua tim, dengan sandi "Siginjai Sakti".

Setiap satu orang perawat akan menangani sepuluh orang pasien.

Relawan perawatan pasien Covid-19 tersebut bertugas memastikan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri melaksanakan segala tahapan-tahapan penyembuhan dengan sebaiknya.

Mulai dari berjemur, sarapan, pemeriksaan kondisi fisik, saturasi oksigen hingga memeriksa tekanan darah pasien.

Jika kondisi kesehatan pasien menurun maka segera ditindaklanjuti dengan melapor kepada Puskesmas terdekat.

"Sebelum melaksanakan tugas seluruh relawan dibekali dengan perlindungan maksimal dan dicukupi nutrisi bagi kesehatannya serta dibekali alat kesehatan, APD, sarana transportasi dan setiap harinya akan diberikan sarapan pagi, dibekali susu steril, vitamin dan lainnya," kata Syarif Fasha.

Selain 62 orang relawan penanganan dan tracer pasien COVID-19, 58 orang relawan tenaga vaksinator juga telah disiapkan dan akan diaktivasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Sementara itu Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli mengatakan penugasan mahasiswa tersebut sebagai relawan merupakan upaya untuk mendukung program yang telah dibuat Pemerintah Kota Jambi dalam penanganan Covid-19.

Danrem 042/Gapu berpesan agar relawan dapat menjalankan tugas dengan sebaiknya.

"Kerahkan seluruh kemampuan kalian untuk menangani pasien yang menjalani isolasi mandiri, jadikan mereka sebagai orang tua sekaligus saudara," kata Brigjen TNI Zulkifli. (AS)

Senin, 05 Juli 2021

Terus Bertambah, Untuk Pasien Covid di RSUD Mulai Terbatas

 

Ruang Covid 19 di RSUD Jambi

JAMBI, WARTA MASSA - Kasus Covid-19 di Provinsi Jambi terus meningkat, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif dan meninggal dunia pun terus bertambah.

Saat ini 378 tempat tidur dipakai untuk pasien Covid-19, sehingga masih tersedia 297 tempat tidur atau sebesar 44 persen,” kata Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah (6/7/2021).

Rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19 di antaranya adalah Rumah Sakit Raden Mattaher, RS Abdul Manap, RS Siloam, RS Bhayangkara, RS Royal Prima, RS Bratanata dan RS Baiturahim di Kota Jambi.

Lalu, RS Daud Arif di Kualatungkal, RS Hamba (Muarabulian), RS H Hanafie (Muarabungo), RS HA Thalib (Sungaipenuh), dan RS Chatib Quzwein (Sarolangun). Selanjutnya RS Ahmad Ripin (Sengeti), RS STS Tebo, RS Kol Abunjani (Bangko), dan RS Nurdin Hamzah (Muarasabak).

Dari 16 rumah sakit rujukan tersebut, di beberapa rumah sakit hampir tidak lagi tersedia tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19.

Seperti di RS Bratanata (DKT), 100 tempat tidur untuk pasien Covid-19 habis digunakan.

Di RS Hanafie, dari 43 tempat tidur yang disediakan, 41 sudah digunakan pasien Covid-19.

Di RS Bhayangkara dari 48 tempat tidur, 45 sudah digunakan.

Dan di RS Abdul Manap Kota Jambi, dari 40 tempat tidur yang disediakan, 32 tempat tidur sudah digunakan pasien Covid-19.

“Kepada masyarakat Jambi di himbau untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat dan ketersediaan ruang perawatan pasien Covid-19 mulai terbatas," kata Johansyah. (AS)

Minggu, 20 Juni 2021

Walikota Jambi Instruksikan Penutupan Sementara Area Publik

Surat Instruksi Walikota Jambi
KOTA JAMBI, WARTA MASSA - Berdasarkan hasil evaluasi pemantauan yang dilakukan oleh Tim Satuan Tugas Kota Jambi dan adanya perkembangan kenaikan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Jambi, maka dengan itu Walikota Jambi Syarif Fasha menginstruksikan penutupan sementara segala aktivitas kegiatan di area publik.


Hal tersebut dikarenakan sepekan terakhir terjadi peningkatan tajam tren kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Jambi, dan diperkuat dengan status zona merah untuk Kota Jambi saat ini.

Adapun area publik yang ditutup sementara yakni Tugu Keris, Danau Sipin, Ancol, Komplek Perkantoran Provinsi Jambi, Taman Anggrek, Tugu Juang Sipin, Taman Remaja dan area publik sejenisnya.

Kemudian, menyatakan diktum Kelima dalam Instruksi Wali Kota Nomor 09 /INS/VI/HKU/2021 tentang Pembatasan Pemberlakuan Operasional Dan Kegiatan Pada Area Publik, Usaha Kepariwisataan, Keagamaan Dan Sosial Kemasyarakatan Dalam Upaya Antisipasi Dan Pencegahan Terhadap Covid-19 dinyatakan tidak berlaku sementara.

Selain itu, instruksi Walikota tersebut berlaku terhitung mulai sejak 19 hingga 27 Juni 2021 dan selanjutnya akan dilakukan evaluasi kembali oleh Tim Satuan Tugas Covid-19 Kota Jambi. (AS)


Sabtu, 19 Juni 2021

Pasien Covid 19 Tanjabtim Meninggal Dunia

Suasana pemakaman

TANJABTIM, WARTA MASSA - Gustimar 57 tahun, Pasien Covid 19  Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) meninggal dunia. Pemakaman dilakukan malam hari, 18 Juni 2021.

Dikabarkan bahwa,  Pasien suspek covid-19 meninggal dunia awalnya berobat ke Puskesmas Mendahara pada hari jumat tanggal 18 Juni 2021 pukul 07:30 wib dengan keluhan lemas dan sesak nafas. 

Kemudian pihak Puskesmas melakukan pemeriksaan dan pemasangan Oksigen dan Infus. pukul 08:15 WIB di lakukan pemeriksaan swab antigen dan di dapatkan hasilnya  POSITIF ( + ).

 Pada tanggal 18 Juni 2021 pukul 11:45 WIB pasien di rujuk ke RS Nurdin Hamzah. Namun pasien telah menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Pasien  dimakam kan di :TPU DARUL IMAM Kelurahan Mendahara ilir

 Kegiatan pemakaman selesai di laksanakan pada pukul 18.30. wib dalam keadaan tertib,aman,dan lancar. (A.Kadir).

Editor : A. Rachman.

Rabu, 16 Juni 2021

Walikota Fasha Sorot Kinerja Puskesmas Dalam Penanganan Covid-19

Walikota Jambi Syarif Fasha

KOTA JAMBI, WARTA MASSA -
Walikota Jambi Syarif Fasha menyoroti kinerja Puskesmas dan klinik dalam menangani COVID-19. Dia mengaku banyak mendapat laporan maupun keluhan dari masyarakat, baik yang terkonfirmasi Covid-19 atau pun tidak.

Dari laporan itu dia mengetahui, pihak Puskesmas jarang mengunjungi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Saya ingatkan, saya banyak dapat laporan. Mereka jarang dikunjungi, atau hanya dihubungi melalui telepon. Saya sadar, tugas Puskesmas memang banyak. Tapi setidaknya kunjungi 2 minggu sekali,” kata Fasha. (16/6/2021)
    
Menurut dia, tidak harus Kepala Puskesmas yang turun mengunjungi pasien menjalani isolasi mandiri. Tapi bisa menugaskan tenaga kesehatan atau yang lainnya, dengan terlebih dahulu mereka dibekali pendidikan kesehatan dasar, seperti misalnya mengukur tensi.

Kemudian, untuk tenaga kesehatan yang punya klinik. Jika ada pasien positif segara lapor. Jangan didiamkan saja. Jangan sampai ada yang melapor dengan wali kota. Kalau ada yang langsung melapor ke wali kota, berarti pelayanan Puskesmas atau klinik tidak bagus,” katanya.
    
Sementara itu, mengenai persamaan persepsi dalam penerapan PPKM di Kota Jambi, menurut Fasha, saat ini pihak TNI-Polri membuat inovasi Silacak. Ini merupakan tim tracer yang melakukan tracing kontak erat terhadap pasien Covdi-19 yang isolasi mandiri.
    
Tim tracer ini tediri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, dan Lurah. Usai melacak kontak erat pasien, mereka kemudian memetakan kondisinya layak untuk isolasi mandiri atau di rujuk ke rumah sakit.  Selain itu, Tim Silacak ini juga dibekali aplikasi untuk melaporkan kondisi pasien setiap saat.
    
"Tugasnya setiap hari memantau dan mengawasi masyarakat atau pasien Covid-19 yang isolasi mandiri. Memastikan apakah mereka sudah mengikuti berbagai anjuran yang ditetapkan atau belum,” jelas Fasha. (AS)

Sabtu, 12 Juni 2021

Kegiatan Vaksinasi Lansia Covid 19 Desa Sungai Tawar Tanjab Tim Berjalan Lasncar

 

Suasana Kegiatan Vaksinasi lansia Covid 19 


Tanjab Tim, WARTA MASSA – Kegiatan Vaksinasi Covid 19 Sinovack untuk Lansia tahap 1 di Desa Sungai Tawar Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Tim) Jambi berlangsung aman dan lancar. Kegiatan tersebut dilaksanakan digedung serba guna Kantor Desa Sungai Tawar Saptu, 12 Juni 2021. 

Pada pelaksanaan kegiata vaksinasi Covid 19 diikuti sebanyak 35 orang lansia. Namun bisa divaksin hanya 28 orang lansia disebabkan adanya 7 orang memiliki penyakit bawaan. 

 


Kegiatan Vaksinasi tersebut dihadiri oleh 1. Kades Sungai tawar (Junaid) 2. Kepala puskesmas di wakili ( dr. Junisa putri ) 3. BKTM (Brika Ginting ) 4. Babinsa Sungai tawar ( Koptu Budi istanto) 5. Sekdes ( odang) 6.Tenaga Kesehatan dari Kecamatan Mendahara 6 orang. 

Dalam kegiatan tersebut Babinsa Desa Sungai Tawar Kecamatan Mendahara Koramil 419-01/MS Memantau dan Membantu tenaga Kesehatan dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 sinovack di Desa Sungai Tawar Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjab Timur. (A. Kadir)

Editor : A. Rachman

© Copyright 2024 WARTA MASSA | All Right Reserved